Kembali ke Beranda

Dosen Pendidikan IPA Bersama MGMP IPA Kota Pekanbaru Belajar di Ekosistem Mangrove Terkait Literasi Perubahan Iklim sebagai Bahan Pengayaan Materi Pendidikan Lingkungan

Dipublikasikan pada: 11 February 2025

Pekanbaru, 2 November 2025 – Dosen Program Studi Pendidikan IPA bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA Kota Pekanbaru melaksanakan kegiatan pembelajaran lapangan di kawasan ekosistem mangrove sebagai upaya meningkatkan literasi perubahan iklim sekaligus memperkaya materi Pendidikan Lingkungan. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi dan guru dalam memperkuat pemahaman mengenai pentingnya pelestarian ekosistem mangrove sebagai salah satu solusi menghadapi dampak perubahan iklim.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (2/11/2025) tersebut diikuti oleh dosen Pendidikan IPA, guru-guru MGMP IPA Kota Pekanbaru, serta sejumlah mahasiswa. Selama kegiatan, peserta memperoleh penjelasan langsung dari narasumber dan pengelola kawasan mengenai fungsi ekologis mangrove, perannya dalam menyerap karbon (carbon sink), mencegah abrasi, menjaga keanekaragaman hayati, serta kontribusinya dalam mitigasi perubahan iklim.
Selain menerima materi, peserta juga melakukan observasi lapangan untuk mengidentifikasi karakteristik ekosistem mangrove, mencatat berbagai jenis vegetasi, serta mendiskusikan penerapan hasil pembelajaran sebagai bahan pengayaan dalam pembelajaran Pendidikan Lingkungan di sekolah. Pendekatan pembelajaran kontekstual ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi guru dan dosen dalam mengembangkan materi ajar yang relevan dengan isu lingkungan global.
Ketua kegiatan menyampaikan bahwa pembelajaran berbasis lapangan menjadi salah satu strategi efektif dalam membangun kesadaran ekologis sekaligus memperkuat literasi perubahan iklim di kalangan pendidik. Melalui pengalaman belajar secara langsung, peserta diharapkan dapat mengintegrasikan pengetahuan ilmiah dengan kondisi nyata di lingkungan sekitar sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna.

Salah seorang mahasiswa yang mengikuti kegiatan, Rina Apriani, mengaku memperoleh pengalaman baru selama kegiatan berlangsung.
"Belajar langsung di ekosistem mangrove membuat kami lebih memahami bagaimana perubahan iklim berdampak terhadap lingkungan dan pentingnya menjaga kelestarian mangrove. Pengalaman ini menjadi bekal yang sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA dan Pendidikan Lingkungan di masa mendatang," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan IPA bersama MGMP IPA Kota Pekanbaru menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan lingkungan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian lingkungan dan mampu menghadapi tantangan perubahan iklim secara berkelanjutan.